Yuk, Ubah Perilaku Jelek (Part 1)



Yuk, Ubah Perilaku Jelek (Part 1) Citacinta
Hal pertama yang harus kita lakukan sebelum mengubah kebiasaan negatif adalah menyadari kalau ada yang salah pada diri kita. Kalau sudah menyadari, hal selanjutnya yang harus kita miliki adalah tekad dan usaha untuk berubah.

"Awalnya pasti terasa berat. Kita sendiri nggak bisa memastikan apakah usaha kita berhasil atau tidak. Yang penting, sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi seseorang yang lebih baik. Jika lingkungan mendukung, usaha kita pasti lebih ringan," papar psikolog Ceti Prameswari.

Berikut ini dua dari lima kebiasaan jelek beserta tip mengatasinya yang bisa kita contek:

Nyelak terus
Saat atasan atau dosen sedang bicara, kita langsung memotong pembicaraan mereka. Begitu juga saat kita sedang antre memesan makanan di kantin, daripada menunggu lama, kita cuek 'menyusup' ke barisan terdepan. Duh!
Tip CC:
Hobi memotong pembicaraan orang lain akan mengesankan kita sosok orang yang nggak sopan. Sebaiknya, sih, dengarkan pembicaraan seseorang hingga selesai dulu. Setelah itu baru kita bisa ajukan pertanyaan.

Kalau masih sulit, 'menahan' diri, kita bisam tuh, mengikuti kelas communication skills, supaya bisa tahu lebih banyak cara komunikasi yang tepat.

Sementara itu kebiasaan menyelak antrean juga mengindikasikan kita pribadi yang tidak bisa menghargai orang lain. Sebab dengan menyerobot seenaknya, sama saja kita tidak menghargai orang lain.

Umpatan Kasar
Saat sedang kesal, kita terbiasa mengeluarkan kata-kata kasar. Sumpah serapah kita dipenuhi semua penghuni kebon binatang. Bahkan kita melakukannya tanpa pandang tempat.
Tip CC:
Bayangkan jika klien atau dosen nggak sengaja mendengar makian kita, bisa-bisa bakal mematikan karier kita. Biar nggak berlanjut, buruan ikut kelas pengembangan dan kepribadian. Di sana, kita bisa belajar membentuk kepribadian yang lebih menyenangkan.

Selain itu, kita bisa membiasakan diri bergaul dengan orang dari kalangan 'atas' yang sangat mementingkan sopan santun. Saat bersama mereka, mau nggak mau kita berusaha mengerem umpatan-umpatan kasar kalau nggak mau malu. CC







 
TULIS KOMENTAR FORUM


  200 Karakter
** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.





200 Karakter
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan namamu.
 


VIDEO





KUIS





TWITTER

FACEBOOK