Baca Tulis
24 January 2012 - 00:01 WIB By : MeiranieMei
0Suatu sore, seorang mahasiswa yang pernah magang di CC mengirim SMS pada saya. Dia bertanya--ngakunya mau introspeksi diri--selama magang, apa saja kekurangan tulisan dia. Saya cukup kaget ditodong seperti itu.
Tapi, untuk membantunya, saya bilang bahwa dia cuma kurang kosa kata untuk mengungkapkan apa yang mau ditulis. Saya bilang lagi bahwa, biasanya, nggak semua yang ada di kepala atau hati bisa langsung dikeluarkan dalam bentuk tulisan. Mesti dipikir lagi apakah orang bakal mengerti apa yang kita tulis.
Saya berkata itu bukan cuma kasih pendapat tentang dia. Tapi, sekaligus berkata pada diri sendiri, nih. Bahwa sebagai penulis, saya mesti belajar lebih banyak lagi. Jaman terus berjalan, waktu tak pernah berhenti, pasti ada perubahan yang menuntut kita beradaptasi--tanpa meninggalkan keyakinan. Jadi, bukan berarti udah sering nulis artinya jago nulis. Manusia berbeda-beda, ada yang suka dengan ulisan kita, ada yang tidak.
Saya bilang lagi pada teman mahasiswa tadi agar lebih banyak baca. Bukan cuma buku, rajin surfing dan browsing di internet juga penting saat ini, bukan cuma buat update status, doang. Itu juga yang sedang saya coba jalankan saat ini. Bahwa yang namanya baca, tidak pernah ada kata berhenti atau kadaluwarsa. Selalu ada hal baru untuk diketahui dengan membaca. Dengan begitu, mudah-mudahan, kemampuan menulis saya--dan teman mahasiswa tadi--bisa terus meningkat dari waktu ke waktu.
Sudah baca apa Anda hari ini?