Seringnya rapat berjalan kurang efektif karena kita menyepelekan rapat itu sendiri. Padahal, jadinya malah memakan waktu lama dan hasilnya belum tentu maksimal. Saatnya ubah kebiasaan, nih!
Punya motivasiGara-gara atasan selalu punya segudang ide, kita cenderung terlena menghadiri rapat tanpa konsep atau persiapan. Nggak ada, tuh,usaha mencari tahu materi rapat—yang penting setor muka.
Biasakan untuk menyiapkan ide segar dan utarakan saat rapat—walaupun posisi kita masih junior. Selama masih relevan dengan topik rapat, kenapa nggak? Sempatkan melihat isi notulen dari rapat sebelumnyasehingga kita mengetahui progress.
Jaga sikap
Selama rapat, wajib hukumnya untuk mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Hobi menyela pembicaraan, bakal dicap nggak sopan dan bisa saja memancing konflik.
Jika terjadi perbedaan pendapat, jangan dibalas dengan nada tinggi. Ucapkan ‘protes’ dengan nada sopan dan berikan alasan yang objektif agar rekan kerja tidak tersinggung. Jangan lupa matikan ponsel dan jangan ‘asyik’ sendiri dengan mencoret kertas.
Tetap fokus
Saat rapat, dilarang bergosip dan melantur kemana-mana. Maklum, hubungan dengan rekan kerja atau klien sudah termasuk dekat, sih. Jika kita ditunjuk sebagai pemimpin rapat, bersikap tegas agar jalannya rapat tetap fokus dan nggak ‘belok’. Waktu rapat jadi lebih efektif, kan…. CC